ziegrusak

by ziegrusak at May 11, 2008 07:06 PM

harusnya malam ini aku posting sedikit tutorial 3ds max yang simpel tapi berhubung kelupaan file yang aku bawa di plesdis masih berupa word2007 dan warnet ini pake word2000 jadi ga kebuka dehhh…. nasib kalo pake software komersial yang bajakan ya kayak gini deh, kurang kompetibel at everywhere aaarrgggghhhh…….

Download Ribuan WP Themes Sekali Klik

by musa at May 10, 2008 04:55 PM

Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mencari tema Wordpress. Salah satunya adalah menanyakannya kepada Google, lalu buka websitenya, kemudian pilih temanya , lalu di download. Bila kita menggunakan cara tersebut, apakah tidak terlalu lama. Entah itu bingung mencari websitenya. Kalaupun dah dapat websitenya, nanti bingung milih desainnya.

Saya sendiri juga mengalami hal tersebut dulunya. Lalu sejenak saya berfikir. Gimana caranya saya bisa dapatkan ribuan tema Wordpress dalam sekali download?

Mustahilkah?

Tidak ada yang mustahil di muka bumi ini.

Nah, kemarin (aku lupa tanggal berapa). Secara tidak sengaja aku ndapetin website yang disitu kita bisa dapatkan ribuan tema Wordpress dalam sekali download. Percaya ngga’?

Ini ni alamatnya http://www.wpthemesarchive.com/ . Semoga bermanfaat.

It works, and let’s make it better

by Thomas Arie at May 08, 2008 06:40 PM

Currently, we’re working on a site. I will tell you about what site it is. This time, I want to share our ideas about how we build it. It comes with a membership features. You know… registration, login and password reminder. For the password reminder feature, the current site — we actually redevelop the current site — has the feature, and it works fine.

BUT, we think that the process can — and should — be improved. Here are the scenario (from the current site) for the password reminder:

  • A user fills in the email field with the his/her account’s email address.
  • The system will generate a randomly-generated password.
  • User can login with the new password.

It works. But, there are some other situations:

  • Other people can see other members’ profile.
  • On the profile page, the email address is revealed (readable).

So, other members can easily bug each other. Of course, only when they want to. The point is: it can be done. If someone put other members’ email adress, he/she can reset the password. “Hey, I have someone changed my password without my permission. I need to change it again now…”

We think that this can be improved. So, we change the process. Not only because many services also use this, but because we believe that it’s better

  • A user fills in the email field with the his/her account’s email address.
  • The system will generate a confirmation code, and send it to user’s email address. A confirmation link is provided. If he/she wants to change the password, they can follow the link. Otherwise, they can ignore it.
  • Once the password reminder request confirmed, a randomly-generated password will be delivered.
  • User can login with the new password, and change it into more memorable password.

That’s an idea.

Bill Gates Mau ke Indonesia euy…

by musa at May 07, 2008 01:07 PM

gatesBesok pagi (terhitung saat saya menluis tulisan ini), salah seorang terkaya di dunia akan datang ke Indonesia. Yah, dia adalah Bill Gates. Tau ngga’, beliau itu adalah salah satu idolaku looooooooh.  Selamat datang Bill Gates di Indonesia. Kami siap melayani anda, (wuduh, kayak polisi aja). He he he…

Bill Gates rencananya datang ke Indonesia datang pakai pesawatnya sendiri looh. Wuih kerennya. Setibanya di Jakarta, Bill Gates akan langsung bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di istana negara. Bill Gates, mbo’ mampir ke rumahku aja. Anti teroris kok. Nanti akan aku kasih es teh manis deh, tambah kacang rebus masih hangat. :)

Akhir kata “Selamat Datang Bill Gates

Bike for life not just to work

by Bimo at May 06, 2008 10:07 AM

Disaat kampanye “Bike to work” semakin semarak dan semakin banyak yang mengikuti jejak bike to work ini. Tetapi di salah satu sudut daerah, kita tidak perhatikan “pejuang-pejuang kehidupan” yang menggunakan sepeda untuk mendukung hidup mereka. Sepeda bagi mereka adalah sarana yang sangat vital untuk bekerja. Berbahagialah kita yang bersepeda untuk bersenang-senang, dengan sepeda kita yang terkadang harganya seperti untouchable bagi mereka. Bagi para “pejuang kehidupan” ini kenyamanan bersepeda adalah nomor banyak, bagi mereka yang paling penting adalah kekuatan angkut sepeda.

Didalam pikiran mereka adalah bagaimana mereka berusaha agar dapur tetap “ngebul” dan anak-anak mereka tetap bisa sekolah. Mungkin sepeda kita sudah hancur berkeping-keping jika mengangkut beban seperti mereka, belum lagi kekuatan yang harus mereka keluarkan untuk mendorong sepeda yang sarat dengan beban ini. Sungguh suatu realita kehidupan di jaman sekarang ini dimana sepeda sudah dibuat dari bahan Pesawat Luar Angkasa yang harganya kadang tidak masuk akal, tetapi di sudut lain sepeda adalah alat angkut yang bebannya terkadang tidak masuk akal.

Suka Corat-coret Grafiti? Boleh Kok

by Muhammad Saifullah at May 03, 2008 04:08 PM

Apakah kamu suka corat-coret tembok? tapi ngga’ boleh? Siapa bilang? Kalo kamu memang punya nyali untuk corat-coret tembok, ada tantangan bagus nih. Yang merasa suka corat-coret tembok, anda ditantang oleh bapak walikota Yogyakarta, bapak Heri Zudiyanto untuk nunjukin kebolehanlo. Dengan syarat gambar yang kamu bikin bisa dinikmati oleh banyak orang, jadi tidak kamu saja yang bisa [...]

Asmarandana 1

by Bimo at May 03, 2008 09:10 AM

Asmarandana

Gegarane wong akrami
Dudu bandha dudu rupa
Amung ati pawitane
Luput pisan kena pisan
Yen gampang luwih gampang
Yen angel angel kelangkung
Tan kena tinumbas arta

Salah satu alasan orang mengapa orang menikah
Bukan harta benda dan kecantikan sebagai alasan utama untuk mencintai
Tetapi rasa sayang dan cinta dari lubuk hati yang paling dalam
Tidak semua proses mencintai itu lancar
Terkadang ada hambatan yang menghalangi proses mencintai
Jika memang menemukan jalannya akan terasa sangat lancar
Tetapi jika tidak, akan terasa sangat susah
Dan proses mencintai itu tidak bisa dihitung dengan uang

Benang Merah yang bisa kita ambil dari tembang ini adalah cinta dari lubuk hati yang paling dalam itu melalui proses yang tidak terkira, terkadang sulit dan berbelit-belit, terkadang lancar tanpa halangan. Kecantikan dan kekayaan terkadang diabaikan dalam proses mencintai ini. Dari semua proses itu, waktu, tenaga dan pikiran yang terbuang tidak bisa dihitung dengan uang.

Peyek Jingking Makanan Khas Pesisir Bantul

May 03, 2008 07:41 AM

Seorang teman bertanya — Masih ingat dengan peyek jingking? — ya, peyek (rempeyek) makanan khas pesisir pantai Bantul, Yogyakarta. Simbok-simbok penjaja peyek jingking ini banyak ditemui bila anda mengunjungi Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, Pantai Depok hingga Pantai Samas. Soal rasa, pastinya renyah seperti jenis peyek lainnya. Saya sendiri sudah lupa kapan terakhir kali makan peyek jingking. [...]

Mayday di Jogja

May 02, 2008 02:37 PM

“Waduh.. macet”, komentar saya ketika memasuki Jalan Malioboro siang kemarin, Kamis (01/05/2008) sekitar pukul 11.00 WIB. Ternyata ada rombongan massa yang melakukan unjuk rasa. O iya, mereka berunjuk-rasa memperingati Mayday — Hari Buruh Sedunia. Sebuah momen menarik untuk diabadikan dengan kamera foto sekaligus melengkapi koleksi saya di Flickr. Kelompok demonstran berjalan kaki menyusuri Jalan Maliboro dari [...]

Get Coldplay’s ‘Violet Hill’ for Free

by Thomas Arie at May 02, 2008 12:50 PM

coldplay viva

If you’re Coldplay’s big fan, you can get the copy of Violet Hill (free single) for free. Yes, right. For free. (via)

This song is in their Viva la Vida or Death and All His Friends album, and this offer will be available for a week (from April 29). The information said that this single has been downloaded by over 600,000 people in 24 hours after it was made available on April 29 (at 12.15 pm).

Planet Projotamansari, Coret-moret Blogger Bantul

May 02, 2008 08:53 AM

Telah banyak planet-planet bertebaran di blogosfir Indonesia, sebagai agregator RSS dari blog anggota suatu komunitas. Mengikuti jejak komunitas lain, saya membangun sebuah planet sebagai pengumpul umpan RSS bagi blogger warga Bantul — Planet Projotamansari. Dan lebih afdolnya saya rilis untuk menyambut RSS Awareness Day.

planet-projotamansari-blog

Ide awal pembuatan Planet ini adalah untuk lebih mengenal dan bersilaturahmi dengan rekan-rekan blogger di daerah saya. Mengumpulkan umpan RSS mereka sehingga pengunjung planet bisa membaca coret-moret blogger Bantul dalam satu wadah. Harapan saya, Planet Projotamansari juga mampu menarik warga Bantul untuk meramaikan blogofir.

Saat ini warga Planet Projotamansari baru sejumlah 14 blog termasuk blog saya ini. Terdiri bermacam-macam blogger diantaranya seniman ternama, penyihir bahasa, dosen, pensiunan guru, praktisi TI, hingga remaja.

Secara teknis, planet ini saya bangun menggunakan PHP Framework CodeIgniter ditambah pustaka SimplePie sebagai pengolah umpan RSS. Mengapa saya tidak menggunakan aplikasi seperti PlanetPlanet atau aplikasi siap pakai lainnya? Alasannya, untuk mengasah kemampuan menggunakan CI , sedikit bersusah payah menulis kode namun saya merasa bisa bersenang-senang dengan CI (halah..)

Nah, bagi warga Bantul lainnya yang tertarik bergabung di Planet Projotamansari silahkan menghubungi saya.

credit: RSS Logo by fasticon.com

WordPress and My Blogging Productivity

by Thomas Arie at April 30, 2008 12:10 PM

After moving from Movable Type and WordPress, I feel that my blogging productivity is increasing. I mean, I have more posts this month. Yeah, probably it’s not about the engine. It’s probably about the spirit of blogging. But, for me… if I have to be honest, WordPress has its own role for me. How? Here are some factors:

  • Writing an entry should be easy. The point is getting an entry composing screen. How fast you can reach that screen? The word “fast” here is always closely related to some factors like internet connection, document size, etc. I feel that WordPress is a lightweight application (compared to Movable Type, for example). So, I do not have to wait longer to start typing.
  • Now, it’s time to write an entry. Using WordPress, I can do it easily. WordPress only offers two types of composing style (rich-editor and HTML mode). If I want to upload a picture, it’s not difficult at all. Well, I like the upload photo mechanism in the previous release. But, I am fine with the current schema.
  • Entry formatting! I like when I can have a good and clean HTML tags in my entry. When I write an entry in both visual or simple mode, I can always have a good HTML outputs.
  • I can use a desktop blogging tool. Rignt how, I use BlogDesk. And, related to the previous point. It just works. Period. When I insert a photo from my desktop publishing tool, it will be uploaded in the right place, without thinking whether it’s placed properly or not.

It has been a month. And, I feel comfortable.

Mijil

by Bimo at April 30, 2008 08:08 AM

MIJIL

Wijiling kang wacana winarni Biji Sawi
Rumpakaning Raos
Dadya tutur lir tirta iline

Mijil saking tuk telenging bumi
Mili amratani
Mrabawa bisa wruh

Dari berbagai macam ajaran
yang tersusun di hati ini
Biarkan mengalir bagai air
yang keluar dari dasar bumi
Biar menjadi nasehat yang berarti
Membuat orang mengerti

al-huda-5.jpgLamun sira nggegulang agami
Werdinen den bontos
Ywa kasengsem katrem ing ilmune
Upacara lan susilaneki
Kudu den lakoni
Kanthi setya tuhu

Bila engkau mempelajari agama
Pelajarilah secara mendalam
Jangan hanya menyenagi ilmunya
Upacara dan ajaran kesusilaannya
Juga wajib kau jalankan
dengan sepenuh hati

TATA NILAI BUDAYA YOGYAKARTA

by primantoro at April 29, 2008 03:48 AM

sebuah wacana tentang sistem tata nilai budaya Yogyakarta yang kadang terlupakan!!!!!!!   TATA NILAI BUDAYA YOGYAKARTA Istilah budaya atau kebudayaan memiliki cakupan makna yang amat luas, karena pada hakikatnya kebudayaan merupakan seluruh aktivitas manusia, baik yang bersifat lahiriah maupun batiniah. Memahami aktivitas manusia sebagai makhluk sosio-kultural berarti melahirkan tuntutan untuk memahami sistem atau konfigurasi nilai-nilai yang dipegang oleh [...]

Penertiban Warnet dan Sosialisasi UU ITE di Bantul

April 28, 2008 02:45 AM

Maraknya usaha warung internet di Kabupaten Bantul mendapat sorotan dari Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Bantul. Sekitar 80 warnet di Bantul, hanya 30% persen yang telah memiliki ijin usaha. Sat Pol PP Bantul sebagai penegak Peraturan Daerah bersama tim gabungan dari Dinas Perijinan, Kantor PDE dan Polres Bantul, beberapa waktu lalu melakukan penertiban warung internet sekaligus sosialisasi UU ITE.

Kepala Satuan Pol PP Bantul, Drs. Kandiawan NA, MM mengatakan penertiban warnet ini dilakukan agar pelaku usaha warnet mentaati peraturan. “Satpol PP memperingatkan pengusaha warnet yang belum melengkapi ijin usahanya agar segera mengurus di Dinas Perijinan,” tegas Kandiawan.

Dalam penertiban ini, warnet yang didapati tidak memiliki usaha, Sat Pol PP Bantul memberi surat peringatan, dalam jangka waktu 15 hingga 30 hari agar segera mengurus ijin usaha.

Sementara itu, terkait dengan diberlakukannya UU ITE, bagi pengusaha warnet dihimbau segera menindaklanjuti. Hasil pantuan, sebagian warnet telah melakukan pemblokiran akses ke situs bermuatan pornografi, sebagian lainya belum melakukannya karena terkait kendala teknis.

Seperti dilansir Okezone.com, seorang pemilik warnet di Bantul mengatakan :

“Kita sangat delematis untuk memblokir situs porno, karena software dari Depkominfo tidak bisa memblokir seluruh situs porno yang ada. Pada hal jumlah situs porno mencapai jutaan,” ujar Rusdiyanto pemilik Onet Net.

Dia mengaku walaupun pihaknya telah memblokir situs porno, namun pihak Internet Service Provider tidak melakukan pemblokiran yang sama, usaha yang telah kita lakukan akan sia-sia.

Dalam kegiatan ini, petugas gabungan hanya menghimbau dan mensosialisasikan UU ITE kepada penyedia akses internet. Beberapa media cetak maupun elektronik sempat memberitakan bahwa petugas gabungan penertiban warnet di Bantul juga melakukan pemblokiran situs porno.

Kami meluruskan berita tersebut, Kantor PDE sebagai tim teknis dalam penertiban tersebut tidak melakukan pemblokiran situs bermuatan pornografi di warnet yang dikunjungi. Kami hanya memantau apakah warnet tersebut sudah dilengkapi aplikasi untuk memblokir situs bermuatan pornografi. Sasaran utama pernetiban ini yakni terkait dengan ijin usaha warnet.

WordPress 2.5.1 some nice plugins, Identicons and more

by Thomas Arie at April 26, 2008 02:31 PM

Avatar: The Last Airbender Book 3 Chapter 14 - The Boiling Rock part 1

by Redy at April 26, 2008 11:48 AM

Avatar Book 3 Chapter 14: Boiling Rock part 1 Dari informasi yang kudapatkan dari Avatar Spirit, kelanjutkan kisah Avatar akan dirilis 14 Juli 2008. Namun tidak disangka ada ‘oknum’ entah siapa telah mempublikasikan Avatar Buku 3 Chapter 14 (The Boiling Rock part 1) secara tidak resmi sebelum waktu rilis, karena rilis resmi dari Nickelodeon adalah tanggal tersebut diatas. Sebenarnya diriku merasa takut-takut untuk menuliskan ceritanya, karena mungkin bisa menjadi ‘masalah’ nanti disebabkan video tersebut memang belum disiarkan oleh Nickelodeon. Namun karena teman saya yang baik juga telah mempublikasikan link download di blognya, maka ya dituliskan saja ceritanya sekalian :) Ntar kalau terjadi kenapa-kenapa karena hal ini, ya biar mas Raf’ie dulu yang menghadapi.. hehehe… :P

Previously on Avatar.. menuju Chapter 11 ketika penyerangan ke negara Api berlangsung, adegan ketika Azula berbicara kepada Shoka mengenai tawanan favoritnya seorang ksatria Kyosi, lalu Shoka marah dan meminta memberitahu dimana Suki (ksatria Kyosi tersebut) berada. Kemudian satu adegan lagi ketika Shoka berpikir untuk melarikan diri dari negara Api, dan berpamitan pada ayahnya.

Kisah Avatar kali ini yang berperan adalah Shoka dan Zuko. Secara garis besar, terkait dengan cerita sebelumnya diatas tadi, merupakan keinginan dan pikiran Shoka untuk membebaskan ayahnya dan Suki (gadis ksatria Kyosi yang disukainya). Shoka bertanya sesuatu kepada Zuko, jika seseorang ditangkap oleh Negara Api, dimana tawanan itu dibawa dan ditempatkan. Zuko bertanya siapa yang ditangkap. Shoka menjelaskan ketika rencana invasi ke Negara Api yang lalu itu gagal, beberapa tentara ditahan di negara api.

Zuko tidak mau memberi tahu Shoka, karena mengetahuinya hanya akan menambah perasaan menjadi buruk. Shoka mengatakan bahwa dia mencari ayahnya, dan Zuko mengatakan kemungkinan berada di Boiling Rock, The Highest Security Prison in The Fire Nation. Hmm, ternyata The Boiling Rock itu adalah nama penjara, kukira sesuatu tentang Toph berkaitan dengan kata “rock” itu, hehehe… :) The Boiling Rock terletak di sebuah pulau di tengah-tengah Boiling Lake (sebuah danau yang mendidih), dan tidak bisa satupun meloloskan diri dari sana.

Ternyata Shoka berencana menyelamatkan ayahnya, karena merasa bersalah karena merencanakan invasi ke Negara Api dan ingin mengembalikan harga dirinya. Malam itu ketika semua terlelap dalam tidur, Shoka mengendap-endap akan pergi naik Appa, namun dikagetkan oleh Zuko yang sudah berada di atas Appa. Karena kaget, lepaslah pegangan Shoka dan membuatnya terjatuh. Zuko mengatakan akan membantu Shoka Zuko, tapi Shoka tidak mau. Zuko bertanya bagaimana cara Shoka menuju ke Boiling Rock, dan Zuko mencegah Shoka untuk naik Appa ke Boiling Rock. Zuko akan membantu kesana dengan naik balon udara berbendera Negara Api. Mereka berdua meninggalkan pesan melalui sebuah surat yang diselimutkan di Momo dengan alasan pergi memancing, supaya teman-teman mereka tidak bingung mencari.

Akhirnya mereka berdua mengudara naik balon terbang, perjalanan ditempuh selama sehari. Sesampainya mereka berdua di sana, terlalu banyak uap panas berasal dari air danau yang panas, mengakibatkan tekanan udara dalam balon udara menurun dan memaksa untuk pendaratan darurat, yang membuat balon udara mereka rusak dan akhirnya ditendang Shoka ke tengah danau dan tenggelam. Mereka berdua masuk ke penjara dan menyamar sebagai seorang penjaga baru.

Awal mula penyamaran, mereka dipanggil ke halaman karena terjadi suatu kerusuhan disana. Seorang napi bernama Jit Seng (kalau daku tidak salah dengar) dituduh melanggar aturan, lalu oleh penjaga diserang dengan jurus api dan jurus itu dikembalikan oleh sang napi. Jit Seng dikenai sanksi atas tindakan tersebut, Shoka diminta untuk menangkap Jit Seng, dan memasukkannya ke sebuah ruangan bernama “Cooler”, semacam pengasingan bagi para napi yang bisa mengendalikan api. Ruang tersebut semacam lemari es bersuhu sangat dingin, yang berfungsi meredam napi pengendali api, agar tidak bisa melakukan pengendalian api.

Di satu kesempatan, Zuko bertanya kepada para penjaga lain tentang Boiling Rock yang menahan para kriminil kelas berat. Dia bertanya tentang tawanan perang, apakah juga ditahan di Boiling Rock atau tidak. Dari hasil bertanya-tanya itu, ternyata tidak ada suku air yang ditahan disana, dan Shoka hampir patah semangat. Namun ketika mereka berdua berada di bangunan tinggi dan melihat halaman dari atas situ, Shoka merasa ada harapan karena dia melihat Suki berada dibawah, bertepatan dengan waktu panggilan kepada para napi untuk kembali masuk ke dalam sel.

Mata Shoka berubah menjadi tanda hati, kemudian menyusul masuk ke sel tempat Suki berada. Adegan lucu terjadi disini, masuknya Shoka kedalam dengan menggunakan seragam penjaga penjara tidak dikenali oleh Suki. Shoka kemudian mengingatkan Suki apakah dia mengenali ciuman ini (sambil bibirnya disiapkan mencium). Suki segera menangkap wajah Shoka lalu melemparkannya ke pintu. Dengan terpentalnya Shoka ke pintu, helm yang digunakannya pun terlepas dan Suki mengenalinya, lalu memeluknya. Shoka bertanya kepada Suki, apakah ksatria Kyosi yang lain juga ada? Suki menjawab tidak ada. Suki berada dipenjara karena dia adalah pemimpinnya. Lalu adegan mesra pun terjadi disini :)

Diluar sel, Zuko menjaga dan mengawasi. Namun tidak disangka seorang penjaga wanita datang kesitu berencana ingin masuk ke sel Suki. Namun karena Shoka masih berada didalam, Zuko mencegah dan terpaksa menyerang penjaga wanita tersebut hingga Shoka keluar dan malah dipanggil oleh penjaga wanita itu untuk membantunya menangkap Zuko karena seorang penipu. Shoka pun harus berpura-pura menangkap Zuko dan memasukkannya ke dalam sel.

Kepala penjara mendatangi Zuko, dan dia tahu bahwa Zuko adalah seorang pangeran Negara Api. Zuko kaget bagaimana bisa dia dikenali oleh sipir penjara itu. Sipir mengatakan bahwa Zuko telah mematahkan hati keponakannya. Ouw, ternyata Kepala Penjara itu adalah paman Mai, ceweknya Zuko. Sipir menganggap Zuko adalah tawanan spesial disitu, dan meminta Zuko bersikap sopan, karena jika para napi disitu tahu bahwa Zuko adalah pangeran pengkhianat yang bisa membuat negaranya hancur. Zuko bertanya, kenapa tidak langsung memberitahu ayahnya saja dan bisa mendapatkan penghargaan?

Setelah itu Zuko dilepaskan dan bertemu dengan Suki. Shoka mengatakan rencana melarikan diri kepada mereka berdua. Shoka telah mempelajari area sekitar penjara, dan ada titik tertentu dimana penjaga tidak bisa melihat ke bawah. Dari situlah bisa berlayar ke seberang mengikuti arus. Namun untuk bisa berlayar, membutuhkan sebuah alat, dan Shoka telah memperhitungkan bahwa mereka bisa berlayar dengan menggunakan Cooler (dari ruang pengasingan) karena cooler tersebut dinilai Shoka bisa dijadikan kapal dan bisa melindungi diri dari panasnya air danau. Shoka mengetahui hal itu karena diawal dia diminta memasukkan Jit Seng kedalam cooler, dan diketahuinya juga bahwa cooler tersebut dirancang untuk tetap dingin dan mengeluarkan panas.

Jit Seng yang sejak awal telah mendengar rencana Shoka, ingin turut serta melarikan diri. Pada awalnya Shoka menolak, namun karena tidak ada pilihan lain maka dia diajak. Langkah awal adalah melepaskan cooler dari ruangan itu, dan hanya bisa dilakukan jika ada yang bisa masuk kesana. Oleh karena itu Zuko diumpankan kedalam cooler dengan dibantu Jit Seng. Ceritanya berpura-pura Zuko membuat masalah dengan dengan Jit Seng, lalu mereka berkelahi dan akhirnya Zuko menembakkan jurus api kepada Jit Seng. Atas kesalahan melanggar peraturan untuk tidak boleh melakukan firebending di penjara, maka Zuko ditangkap dan dibawa untuk dimasukkan ke dalam Cooler.

Shoka menyusul beberapa saat untuk menjemput Zuko dan mengambil cooler. Zuko telah melepas semua mur baut yang berada di dalam. Sebelum keluar, dua orang penjaga lewat dan mereka bersembunyi didalam. Mereka mendengar percakapan dua orang penjaga itu, bahwa ada tahanan baru akan dipindahkan ke Boiling Rock. Shoka dan Zuko menduga mungkin bisa jadi diantara tawanan tersebut ada ayah Shoka, dan Shoka jadi ragu apakah mereka harus segera pergi dari situ, atau menunggu satu malam lagi. Shoka memutuskan untuk tetap pada rencana semula, segera melarikan diri. Setelah itu mereka membawa cooler turun ke titik dimana mereka akan berlayar melarikan diri. Dibawah telah menunggu 3 orang napi, Jit Seng mengajak pacar dan temannya. Namun Shoka kembali ragu, dan akhirnya memutuskan untuk tetap tinggal sejenak, menunggu kedatangan napi yang akan dipindahkan kesitu. Zuko dan Suki juga turut tinggal untuk membantu Shoka.

Ketiga napi tadi berangkat sendiri, sedang Shoka, Zuko, dan Suki kembali keatas. Ketika berada ditengah, Jit Seng mengeluh kenapa berlayar sangat lambat. Dia berinisiatif untuk mempercepat, dan melepaskan satu bagian logam cooler tersebut untuk dibuat dayung. Tapi karena panasnya air danau yang mendidih, tangan Jit Seng terciprat air danau yang membuatnya kesakitan dan berteriak sangat keras.

Tentu saja penjaga mendengar dan melihatnya, kemudian membunyikan lonceng. Sipir memerintahkan untuk mengamankan semuanya, karena tawanan baru akan segera tiba dan dia ingin semua berjalan dengan baik dan aman. Kemudian cooler yang berada didanau ditembak menggunakan panah yang sangat besar dan ditarik kembali ke penjara. Gondola (kereta gantung) berjalan mendekati penjara, dan Shoka harap-harap cemas melihat siapa tawanan yang keluar. Beberapa orang keluar dan seseorang yang terakhir keluar dari kereta ternyata adalah ayah Shoka, dan Shoka pun terkejut melihatnya. …to be continued…

Share This! at Flickr

by Thomas Arie at April 25, 2008 08:04 PM

No, no. It’s not about having social bookmarking buttons on our Flickr photos. But, the idea is still about sharing. We are now able to share our photos, sets, collections with other members. And, it’s not only about sharing pictures with other members, but also related to how we will use the photos.

The “Share This” button will be visible only if we can share the information on the page. So, it is not visible on frontpage since we can not share anything. If we’re seeing a photo — our own photo or other member’s — we can easily tell other people about the photo, embed it into our websites/blogs, get the permalink, or even blog about it from our Flickr account (only if we have blogs assigned into our Flickr account).

Of course, we can not share our private pages like Flickr stats page (for Pro members). And, it depends on the privacy settings we apply to our photos. If we want to share some private photos, we can do it by giving a “Guest Pass” to our friends. Go to Flickr help page about sharing for more info.