Pembentukan Alumni SMA Negeri 7 Yoyakarta

by Drs. Bandono, MM at August 20, 2016 05:32 AM

P1180040-4Sabtu pahing tanggal 20 Agustus 2016 tepatnya pukul 10.00 di markas besar seveners kedatangan alumni angkatan 1990 (lulus) 5 personil Nugroho Dwi Priyohadi, Yulianti, M.Yunianta, Moh. Zen  dan Ciptoning Mintorogo diterima oleh kepala sekolah Drs. Budi Basuki, MA. Didampingi Wakil Kepala SekolahBidang Sarpras dan Komandan Markas Besar Seveners. Mr-Bands-007 diruang kepala sekolah.

Maksud dan tujuan dari alumni datang ke Mabes Induk Seveners menyampaikan gagasan dan mengakomudasi alumni agar memiliki wadah yang nyata dalam rangka membantu kemajuan SMA Negeri 7 Yogyakarta .
Ide gagasan yang menjadi wacana adalah  Insya Allah sekolah akan meloncing Yayasan Alumni Widya Bhakti Taruna yg selanjutnya diangkat Yawibhakta (untuk membedakan dg OSIS Wibhakta) pada tangal 28 Oktober 2016 bertepatan dengan Sumpah Pemuda.

Terkait hal tersebut, mohon semua alumni merapat dan menyampaikan ide pengembangan ke depan, karena Yawibhakta ini akan menjadi wadah formal kegiatan alumni, termasuk mengumpulkan aspirasi ide dan kreasi demi bakti kita kepada almamater, dg niatan lurus silaturahim dan amal jariah amal ilmu ilmiah

Untuk sementara Koordinator Utama adalah Mas Muh Yuniarto Iswandi Putro ankt 1990 yg stand bye di Jogjakarta, sementara saya sendiri (Nugroho) akan terus remote via wa karena harian saya ada di Surabaya , bagi yg rela hati mewakafkan waktu silakan merapat ke Mas Artok – panggilan beliau sehingga  benar benar wadah alumni tersebut nanti akan terwujud dengan sebaik baiknya.

Selama ini alumni melakukan kegiatan sifatnya masih insidental belum sesuai program yg sudah dan sedang serta akan terus dikembangkan yang nantinya jika terbentuk wadah Yawibhakta  adapun kegiatan yang sudah dilakukan dan perlu adanya pemikiran tindak lanjut adalah Home visit bagi guru purna bakti,  Diklat jurnalistik remaja,  Dialog atau Diskusi dg nara sumber alumni dan guru dg tema menyesuaikan update, Bea siswa bagi lulusan UN Terbaik (tentafif). Mari kita sukseskan kegiatan ini yang telah diamantkan Dalam Sekti Ciptaning Kusuma Jati (Bravo Wibhakta)

SMA N 7 Yogyakarta 33 Tahun

by Drs. Bandono, MM at July 22, 2016 05:52 AM

Senin Wage tanggal 18 Juli 2016 adalah merupakan hari pertama masuk Civitas Akademika Seveners diawali dengan upacara di depan bangsal Wiyata Mandala sebagai Pembina upacara Bapak Drs. Budi Basuki, M.A. memberikan sambutan dihadapan peserta upacara, hari ini merupakan hari bersejarah bagi kita semua sebagai bagian dari sekolah ini sehingga patutlah kita untuk pertama-tama memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. Atas izin dan ridho-Nya kita semua masih dapat bertemu dan berkumpul dalam di Plaza Seveners keadaan sehat dan berbahagia untuk mengikuti acara syukuran sekolah ini yang ke-33

Sudah sepatutnya kita sama-sama mengucapkan selamat ulang tahun untuk sekolah tercinta ini, semoga Allah SWT tetap memberikan perlindungan dalam perjalanan perubahan untuk tahun-tahun kedepan. Dan semoga menjadi sekolah yang semakin berkualitas dalam era globalisasi yang kita hadapi sekarang ini.

Dalam proses pertumbuhan dan perkembangan SMA Negeri 7 Yogyakarta tidak tersa sudah berusia 33 tahun, dimana usia ini merupakan usia kematangan yang kita alami bersama seiring dengan perkembangan kemajuan sekolah kita, kita tentunya masih ingat bagaimana perjuangan para pendiri sekolah ini yang tersirat dalam Sekti Ciptaning Kusuma Jati Sedikit demi sedikit telah kita lalui dan bagaimana sekolah kita ini sangat berperan dalam menyikapi tuntunan perubahan di masyarakat. Bagaimana tidak? Saat krisis-krisis itu ada sejumlah lulusan yang sampai saat ini menjadi Akademisi yang handal, yang di TNI dan POLRI Sudah ada yang menjadi Komandan dan prestasi-prestasi lainnya.

Dari lubuk hati yang sangat dalam, saya sampaikan rasa bangga terhadap almamater kita ini yang dengan penuh semangat dan kerja keras menggulirkan peningkatan-peningkatan di berbagai aspek pendidikan. Setelah upcara dilanjutkan sepeda gembira denagn rute yang dilewati adalah wilayah Kecamatan Mantrijeron dengan dikawal Kepala Kepolisian Kecamatan Mantrijeron. Selesai sepeda gembira dilanjutkan acara Tumpengan di Bangsal Wiyata Mandala.

Akhir kata saya sampaikan sekali lagi selamat dan terima kasih kepada seluruh warga sekolah ini, baik siswa, staf administrasi, staf pengajar, pembina OSIS, para wakil kepala sekolah, mantan kepala sekolah, komite sekolah, para alumni dan warga lainnya, bahwa semuanya masih mau memberikan dukungannya untuk sekolah tercinta ini.
Semoga kita dapat mencapai apa yang kita cita-citakan agar sekolah kita ini menjadi sebuah lembaga pendidikan yang dapat berkiprah di tataran regional maupun nasional.

PERLUKAH HUDUD DI MALAYSIA?

by SP Asy-Syatibi at July 20, 2016 12:43 AM

Moderator

Shukri Mokhtar (Byot Society)

Panelist

  1. Ust Wan Ji Wan Hussein (Sekolah Pemikiran Asy Syatibi)
  2. Dr Wong Chin Huat (Penang Institute)
  3. Dr Jailani Abdul Ghani

Polemik hudud kembali hangat apabila RUU 355 dibentang oleh Ahli Parlimen Marang TG Abdul Hadi Awang di Parlimen. Polemik ini bertambah hangat apabila dibentang menjelangnya pilihanraya kecil Sungai Besar dan Kuala Kangsar yang dijadikan bahan kempen pilihanraya oleh Parti Islam Semalaysia (PAS).

Dalam keadaan masyarakat majmuk di Malaysia, sejauhmanakah hudud ini sesuai dan dapat dilaksanakan di Malaysia? Bagaimanakah hudud ini hendak disesuaikan dalam konteks perlembagaan negara? Adakah RUU 355 langkah kearah melaksanakan hudud? Apa pandangan orang bukan Islam terhadap hudud? Persoalan ini akan terjawab dalam forum ini nanti.

Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Peserta Didik Baru

by Drs. Bandono, MM at July 18, 2016 03:08 AM

IMG_2743Sesuia dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru Mulai tahun pelajaran 2016/2017 Masa Orientasi Sekolah (MOS) diganti dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SMA Negeri 7 Yogyakarta dari tanggal 18 sampai dengan tanggal 20 Juli 2016 telah melaksanakan Permin tersebut sesuai dengan apa ada dalam tujuan PLS bagi Peserta Didik Baru.

Berdasarkan Silabus Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru (Lampiran I Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru) ada 5 tujuan pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru, dan pada masing-masing tujuan dapat diisi dengan berbagai kegiatan. Pada silabus PLS sudah tercantum nama kegiatan-kegiatan PLS baik yang wajib maupun pilihan.

1. Mengenali potensi diri siswa baru
2. Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana
sekolah
3. Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru
4. Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya
5. Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan,
hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong pada diri siswa.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan, PLS bertujuan sebagai sarana mengenalkan lingkungan sekolah dengan baik pada
siswa-siswa baru. PLS juga harus mampu memberi kesan hangat sehingga memotivasi dan memberi semangat para siswa baru untuk memulai proses
pembelajaran yang efektif di jenjang pendidikan yang baru.

Berikut adalah hal yang boleh dan dilarang selama pelaksanaan PLS seperti termuat dalam edaran yang dikeluarkan oleh Kemendikbud:
Boleh:
– Kegiatan dilakukan pada hari dan jam pelajaran sekolah. Dalam jangka waktu paling lama tiga hari, pada pekan pertama awal tahun pelajaran.Untuk
sekolah berasrama, dapat menyesuaikan jangka waktu yang diperlukan dengan terlebih dulu melapor pada Dinas Pendidikan setempat.
– Kegiatan dilakukan di lingkungan sekolah kecuali jika sekolah kekurangan fasilitas.
– Kegiatan yang dilakukan bersifat edukatif, kreatif, dan menyenangkan.
– Siswa baru memakai seragam dan atribut layaknya siswa sekolah.
– PLS dilaksanakan oleh guru
– Anggota OSIS dan atau siswa dengan riwayat akademik dan non-akademik yang baik dapat membantu namun di bawah pengawasan guru.
– Sekolah wajib menugasi paling sedikit 2 guru untuk mendampingi kegiatan pengenalan anggota baru ekstrakulikuler.

Dilarang:
– Siswa senior dan atau alumni sebagai penyelenggara kegiatan PLS.
– Melecehkan, memberikan hukuman fisik, dan atau tidak mendidik siswa baru.
– pembebanan tugas atau penggunaan atribut yang tidak masuk akal dan atau tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran siswa.
– Adanya unsur perpeloncoan dalam kegiatan.
– Melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan lainnya.

Kegiatan di SMA Negeri 7 Yogyakarta Selama 3 hari meliputi
Hari pertama tanggal 18 Juli 2019 Apel, pertemuan siswa , orang tua dan wali kelas. Wali kelas bersama orang tua diskusi tentang berbagai informasi yang ada di SMA N7 Yk sedangkan peserta didik baru mengkitu kegiatan di Bangsal wiyata mandala dengan berbagai materi yang disuguhkan diantaranya Sosialisasi Kantor Wilayah Kemterian Hukum dan HAM Daerah Istimewa Yogyakarta, Sosialisasi Tata Tertib Sekolah, Kegiatan Ekstra kurikuler , Sosialisasi Seragam Sekolah dan Permainan atau Game.

Hari Kedua tanggal 19 Juli 2016 Kegiatan Imtag Tadarus dan Pengajian dilanjutkan Penjelasan Kurikulum Sekolah, Kesehatan Remaja dari PUSKES MAS Mantrijeron, Game atau Permainan dan Pengenalan Fasilitas Sekolah.

Hari Ketiga 20 Juli 2016 Jam pertama diisi pengenalan organisasi, Sapta prasetya wibakta dan Mars SMA dilanjutkan sosialisasi Tata Tertib Berlalu Lintas dan Narkoba dari Kapolsek Kecematan Mantrijeron, Motivasi dan cara belajar efektif oleh Bapak Bandono dan diakhiri Pelantikan dan Pengukuhan Pokja Anti Kekerasan.

Snow: Snapchat’s copy

by Thomas Arie at July 06, 2016 05:50 PM

I’m on Snapchat. Yes, that Snapchat. Since it’s banned in South Korea, the users from South Korea should have an alternative. And, there is Snow. Snow shares similar features with Snapchat.

…it is also gaining traction in China, where the country’s 700 million users make up the world’s largest internet market. There, Snow has a major advantage: Snapchat is blocked in China.

It’s available for iOS and Android.

Android N is… Nougat

by Thomas Arie at June 30, 2016 07:26 PM

I think more people think that Android N will have Nutella as its new name. But, recently Android announced that the official name for Android N is Android Nougat.

Wait, Nougat? I personally not familar with this. According to Wikipedia:

Nougat is a family of confections made with sugar or honey, roasted nuts (almonds, walnuts, pistachios, hazelnuts, and macadamia nuts are common), whipped egg whites, and sometimes chopped candied fruit. The consistency of nougat is chewy, and it is used in a variety of candy bars and chocolates. The word nougat comes from Occitan pan nogat (pronounced [ˈpa nuˈɣat]), seemingly from Latin panis nucatus ‘nut bread’ (the late colloquial Latin adjective nucatum means ‘nutted’ or ‘nutty’).

And, here’s a picture.

ng01851-082-018rq0w8r1 Image source: http://toetenzo.nl/?p=315

How do I Rate My Uber Trips (in Jakarta)?

by Thomas Arie at June 24, 2016 11:08 PM

When I visit Jakarta, I usually took Uber as for my ride. So far, I have good experiences with Uber, a company founded back in 2009. I have some basic considerations on taking Uber. First, it’s cashless. This is a good point for my convinient. The second one is that it has applications that works. Last but not least, it’s cheaper compared to the regular taxi. Even sometimes, during the busy hours, Uber has different price.

I like the way Uber keeps its service quality by its rating systems. In most of the time, I gave 4 or 5-star rating for the drivers. But, how do I rate my trip? I will give 5-star rating on these following conditions:

  1. The driver contacts me first to confirm that he wants to pick me up. If I have the notification on my phone that a driver pick my order, I usually wait for one or two minutes while watching his location. Even if it’s still 5-10 minutes, I don’t mind waiting.
  2. The driver greets me and make sure that we both ready to start the trip. “Good morning… Shall we start the ride?” is a simple and nice greeting.
  3. The driver does not ask me for direction. Even I have Google Maps on my phone and I can see the route — and I know how to get to my destination, I prefer to the driver to start the trip without asking for route. But, if since there are many route alternatives, I appreciate if the driver give me suggestion for example due to the traffic.
  4. After arriving on the destination, if the driver reminds me to check my belongings and says ‘thank you’, I really appreciate that.

Simple.

Pi MusicBox

by Thomas Arie at June 24, 2016 04:57 PM

Pi MusicBox: Make Raspberry Pi stream — With Pi MusicBox, you can create a cheap (Sonos-like) standalone streaming music player for Spotify, Google Music, SoundCloud, Webradio, Podcasts and other music from the cloud. Or from your own collection from a device in your network. It won’t drain the battery of your phone when playing. The music won’t stop if you play a game on your phone.

BlackBerry may exit smartphone business

by Thomas Arie at June 24, 2016 04:34 PM

BlackBerry makes $670m loss as it considers smartphone exit.

For the three months to end of May, the company reported a $670m (£450m) loss, compared to a $73m profit a year earlier and and a $256m loss in the previous quarter. Although much of the loss was down to restructuring charges, sales also fell to $400m, down 39pc on a year earlier. … BlackBerry has said it will decide whether to stop making phones for good by September.

Chromecast-ed

by Thomas Arie at June 23, 2016 02:16 AM

27230070703_a8e514ca71_k

I know that it’s been a long time since Google introduced Chromecast. This week, I decided to get my Google Chromecast (2015) for my SONY TV. The setup was easy within minutes. I haven’t installed many apps, but casting YouTube videos from my Android phone, or iPad was super easy. At least, it’s wireless now.

How to remove My Browser Bar

by Thomas Arie at June 22, 2016 06:32 PM

On my Mac — running on OS X El Capitan (10.11.5), I just remove the Spigot folder located under /Users/thomasarie/Library/Application Support/. There are three files there: ApplicationManager, saebay@mybrowserbar.com.xpi, and searchme@mybrowserbar.com.xpi.

Switch to Letsencrypt

by Thomas Arie at June 22, 2016 06:20 PM

Since my Comodo PositiveSSL Certificate for this blog is about to expired, I decided to switch to Let’s Encrypt. The implementation was easy. I was refering to DigitalOcean‘s community tutorial: How To Secure Nginx with Let’s Encrypt on Ubuntu 16.04.

Why I Pick Telegram as My Primary Messaging Platform?

by Thomas Arie at June 19, 2016 07:19 PM

Last year, I mentioned that I used Telegram and I enjoyed it. Been using for more than a year, I feel that it’s much better than the other messaging platforms. Well, I’m not using that many platforms to connect with other friends or colleagues if I consider the other options like LINE, Facebook Messenger, WhatsApp, and many more. But, why Telegram?

Since I do not experience all messaging apps, I know that some other apps might be better. For now, I’m still considering that Telegram is the perfect option (for me) for some reasons.

Cross-platform and Multiple Sessions

Currently, I have multiple devices I use on my daily basis. Well, not really daily, but I usually switch between devices. I have 15-inch MacBook Pro Retina, iPhone 5, iPad 3rd generation, and Oppo Find 7. I have Telegram installed in those devices. It makes me stay connected. I can easily be in the conversation with friends, and especially colleagues. It’s flexibility to have multiple active session is my favorite!

Features

Telegram offers great set of handy features. Go to Telegram’s website for complete features, but here are some of favorite features:

  • File sharing made easy. I can share various types of files, not only photos, videos, but also PDFs, Android packages (yes, I use this a lot at work), spreadsheets, or any other document types.
  • API. It can be integrated easily to make useful tools. I will give some examples in the bottom part of this article.

Simple, fast, and lightweight

I like it’s simplicity. It helps me a lot in communication. I feel that it’s fast, a core feature that a messaging app needs. Of course, there are some extended features like stickers — even we can make our own stickers, bots (hello, @BotFather), event animated GIF.

Bots

It’s a Telegram account and operated by machine.

Bots are simply Telegram accounts operated by software — not people — and they’ll often have AI features. They can do anything — teach, play, search, broadcast, remind, connect, integrate with other services, or even pass commands to the Internet of Things.

The other one is an inline bots.

With the new inline mode, bots become omnipresent and can be used as a tool in any of your chats, groups or channels – it doesn’t matter, whether the bot is a member or not. Inline bots can help you with dozens of different tasks, like quickly sending relevant GIFs, pictures from the Web, YouTube videos, Wikipedia articles, etc.

At work, some of my colleagues made some handy tools based on this platforms.