Brata Edisi-11 Terbit

by Aryo at March 13, 2010 09:35 AM

Yogyakarta(13/03) Majalah SMA Negeri 7 Yogyakarta, Brata Magazine,  telah terbit pada Jumat, 12 Maret 2010. Majalah ini mendapat sambutan positif dari siswa-siswi SMA N 7 Yogyakarta beserta guru-guru, staff, dan karyawannya. Di edisi yang ke-11 ini, Brata sedikit banyak menampilkan tentang kembali ke sekolah atau “Back To School”. Sistem KTSP yang selama ini berjalan di [...]

Some Changes on Twitter Interface

by Thomas Arie at March 12, 2010 07:00 AM

Among various Twitter applications available, I only use Echofon. I also check Twitter’s website regularly when checking updates from my list, follow/unfollow other people and some other activities that can be done from the website. Of course, there some Twitter text commands I can use.

Twitter made some changes on its website recently. Some of you might witness it, too. Here are few things I found since yesterday until today.

The update button now says “Tweet”. Previously, it was “Update”. Hmm.. any change the word “Tweet” included in the dictionary? Or, is it already there? And for the update notification, the background color is now light blue, not yellow.

Other actions like following/unfollowing, blocking should be easier now. Just put your mouse on the username and a nice popup will come out. This work also on the avatar. The menus provided will be based on your ‘relationship’ with the users — whether you’re following them or not. See screenshots below:

Related posts:

  1. Wishlist: Twitter released a new feature called ‘Mute’ -I tweeted a Twitter wishlist. I want to see a...
  2. Blocking More Twitter Users -Today, I blocked many Twitter users who followed me. I...
  3. Do You Block Other Twitter Users? - My short answer is: Yes. Sometimes, I do block...
  4. Topify, A Much Better Twitter Notification Email System -I think I forgot when I joined (got invitation) to...
  5. My Twitter Account Was Suspended -Few minutes ago, Twitter got a problem. Not sure about...

Nasi kuning for lunch

by Thomas Arie at March 11, 2010 06:07 AM

Lunch at the office.

No related posts.

Branding Oh Branding

by bocahmiring at March 10, 2010 05:52 AM

Kentruk pernah bilang sama saya:

untung kamu ndak jadi dosen ya? bayangkan kalau memperkenalkan diri ke mahasiswa: blog saya bocahmiring.com, pasti mahasiswa nya syok

Ataupun Kang Hielmy:

Mas, kira kira kalau dalam percakapan resmi sampeyan memberikan alamat email pake domain bocahmiring.com, kliennya bakal #trololo nggak? :mrgreen:

Baiklah, domain blog saya memang ndak brand-able (halah bahasane). Karena memang sejak awal saya ngeblog di domain ini buat santai santaian saja. Bukan buat portfolio, resume atau kepentingan kepentingan serius lainnya.

Jadi, nama domain yang enggak banget ini sama sekali tidak menjadi masalah.  Yang jadi masalah, ketika saya ditanyai apa punya blog/website di lingkungan yang cenderung formal, mesti dijawab bagaimana yak?

Tar dulu lah, saya pikirkan nanti nanti :mrgreen:

Related posts:

  1. Selamat Ulang Tahun bocahmiring.com
  2. What Happen, Ada Apa?


Juventus, Dianggap tak kompeten

by ruri at March 05, 2010 10:29 AM

Penunjukkan Alberto Zaccheroni sebagai pelatih menjadi bukti betapa amatirnya Juventus. Peluru itu akhirnya ditembakkan. Vonis pun akhirnya dijatuhkan. Kursi Ciro Ferrara akhirnya dicongkel dan dilengserkan. Namun sepertinya solusi ini tak akan memecahkan persoalan Juventus. Tindakan ini justru membuktikan, setelah kembali ke Serie-A usai skandal Calciopoli, Juve sama sekali tak berkompeten untuk berada di level [...]

John Terry, 13 wanita penggoda

by ruri at March 05, 2010 10:28 AM

Sebanyak 13 wanita diketahui sudah pernah berkencan dengan Terry selama dia mengenal Toni Poole. Kehidupan glamor memang tak bisa dipisahkan dari kehidupan para pemain sepak bola. Limpahan harta melimpah sangat identik dengan kehidupan glamor yang tak jauh dari minuman beralkohol, judi, dan godaan wanita-wanita cantik. Termasuk di antaranya John Terry. Sudah berulangkali kapten [...]

Don Revie, Disayang dan Dibenci

by ruri at March 05, 2010 10:27 AM

Berhasil mendidik pemain bermental jawara, tim asuhan Revie sekaligus menjadi salah satu tim paling dibenci di Inggris. PARA penggemar sepak bola pasti sulit melupakan tim Leeds United di era 1960-an dan awal 1970-an. Kesuksesan demi kesuksesan mereka raih sepanjang tahun itu. Mulai dari juara Divisi I musim 1963-64, Juara Liga Inggris musim 1968-69 dan [...]

John Terry, Kehidupan tak lagi sama…

by ruri at March 05, 2010 10:25 AM

Skandalnya mengguncang Inggris. Publik kini memusuhinya. Kehidupan kini tak lagi sama bagi eks kapten Inggris, John Terry. Usai skandal seksnya terkuak bebas ke media, dipastikan hidupnya tak akan lagi sama. Ke manapun dia pergi, pasti semua mata meliriknya, menghinanya. Skandal seks itu akan terus diingat publik sepak bola Inggris sampai kapanpun. Dia tak akan lagi [...]

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

by zae (z41on7@yahoo.com) at March 04, 2010 12:56 AM

Allah Yang Maha Pemurah,Yang telah mengajarkan Al Qur'an.
Dia menciptakan manusia.Mengajarnya pandai berbicara. Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya.Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk- (Nya),di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
dan Dia menciptakan jin dari nyala api.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan.
Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dan kepunyaan-Nyalah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
Dan tetap kekal Zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Wahai jamaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Inilah neraka Jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.
Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air yang mendidih yang memuncak panasnya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,
Kedua surga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. Dan buah-buahan kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat.
Mana nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,
Kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam keduanya ada (macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Maha Agung nama Tuhanmu Yang Mempunyai Kebesaran dan Karunia.(Ar-rahman 1-78)


Semoga slide dibawah ini, menyadarkan kita untuk senantiasa bersyukur atas nikmat-Nya dan kembali ke jalan-Nya.

Kami Unjuk Gigi

by shin at February 25, 2010 05:19 AM

Hari minggu kemarin, tanggal 21 Februari, tim jurnalistik SMA 7 sempat memamerkan hasil karyanya di Jogja Nasional Museum dalam acara workshop pelatihan membuat animasi 3D dengan 3DSMAX. Acara ini diselenggarakan oleh Sigma, buletin dari SMA  N 1 Yogyakarta. Tak hanya workshop, Sigma juga mengadakan lomba poster dengan tema “aku (masih) cinta budaya Indonesia”. Para peserta [...]

Kisah Gadis Bengkalis Dua Jam Mati Suri

by zae (z41on7@yahoo.com) at February 22, 2010 08:26 PM

Semoga Bermanfaat, Untuk Yang Selama Ini Tidur, Yuk Sama-sama Bangun
Adi Sutrisno
Wartawan Riau Mandiri

Sempat dinyatakan meninggal dunia, Aslina alias Iin (23) ternyata mengalami mati suri selama dua jam dan koma dua hari dua malam. Mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bengkalis itu mengaku selama mati suri, ia diperlihatkan berbagai kejadian alam barzah dan akhirat, serta beberapa kejadian yang menyangkut amal dan perbuatan manusia selama di dunia.
Di hadapan sekitar 50-an orang, terdiri dari pegawai honor tenaga kesehatan Bengkalis, warga masyarakat serta sejumlah wartawan, Aslina, Rabu (3/9) kemarin,
di aula studio TV Sri Junjungan Televisi (SJTV) Bengkalis, mengisahkan kejadian ghaib yang dialaminya itu. Menurut penuturan Iin yang didampingi pamannya, Rustam
Effendi, sejak tiga tahun lalu ia menderita penyakit kelenjar gondok alias hiper teroid. Karena penyakitnya itu, Pada 25 Agustus silam, gadis ini ditemani Rustam
Effendi berobat ke rumah sakit Mahkota Medical Center (MMC) Malaka. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, dokter mengatakan operasi baru bisa dilakukan setelah tiga bulan, karena waktu itu tekanan darah tinggi.
Namun pada Sabtu (26/8) tengah lama, kondisi anak sulung tiga bersaudara ini kritis, koma. Sang paman sempat memandunya membaca dua kalimat syahadat dan kalimat toyibah (Lailahailallah) sebanyak dua kali. Waktu ajal menjemput, tutur sang paman, Aslina sempat melafazkan kalimat toyibah dan syahadat. Secara perlahan-lahan gadis yang bekerja sebagai honorer di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Bengkalis ini tak bernafas. Tepat pukul 02.00 waktu Malaysia, indikator monitor denyut jantung terlihat kosong atau berupa garis lurus. Tak pelak situasi ini membuat Rustam sedih, kemudian beberapa dokter MMC Malaka terlihat sibuk memeriksa dan mengecek kondisi Aslina. Waktu itu dia sempat menghubungi keluarnya di Bengkalis untuk memberitahu
kondisi terakhir Aslina. Untungnya setelah dua jam ditangani dokter, monitor terlihat kembali bergerak yang menandakan denyut jantung gadis yatim ini berdenyut lagi. Untuk perawatan lebih lanjut, Aslina dimasukan ke ruang ICU dan baru dua hari dua malam kemudian ia dinyatakan melewati masa kritisnya.

Bertemu Sang Ayah
Menurut pengakuan Aslina, dia melihat ketika nyawanya dicabut oleh malaikat. Waktu itu, nyawanya dicabut dari kaki kanan oleh malaikat. "Rasanya sangat sakit,
kulit seperti disayat, dibakar dengan minyak," tuturnya.
Setelah roh berpisah dengan jasad, dia menyaksikan orang-orang yang masih hidup dan jasadnya terbaring di tempat tidur. Kemudian dibawa dua malaikat menuju ke suatu tempat. Aslina mempunyai keinginan untuk bertemu dengan ayahnya yang sudah lama meninggal, bernama Hasan Basri. "Wahai ayahku bisakah aku bertemu denganmu. Aku sangat rindu, oh ayah," ucapnya. Memang di tempat itu Aslina bertemu dengan sosok pria muda berusia 17 tahun dengan wajah bersinar dan berseri-seri. Melihat sosok pria muda tersebut, Aslina tetap ngotot ingin bertemu dengan sang ayah. Kemudian,
kedua malaikat memperkenalkan bahwa pria muda tersebut adalah ayahnya. Tentunya dia tidak menyangka karena waktu meninggal dunia, ayahnya berusia 55 tahun. Kemudian sang ayah bertanya kepada Aslina, maksud kedatangannya. Dia menjawab kedatangannya semata-mata memenuhi panggilan Allah SWT. Sang ayah menyuruh Aslina tetap pulang untuk menjaga adik-adiknya di dunia. Namun Aslina menjawab bahwa dirinya ke sini,
memenuhi panggilan Allah. Waktu itu juga, dia menyebut rukun Islam satu persatu.
Setelah berdialog dengan ayahnya, dua malaikat tadi membawa Aslina ke suatu tempat yang dipenuhi wanita memakai baju rapi dan berjilbab. Di situ, dia disalami dan dicium pipi kanan-kiri oleh wanita-wanita Muslimah tersebut. Tidak hanya itu, Aslina juga bertemu dengan 1.000 malaikat dengan wajah berseri dan seluruhnya
sama. Di tempat itu, Aslina duduk di kursi yang sangat empuk. Bila di dunia empuk kursi tersebut seakan dilapisi delapan busa. Ketika duduk, tiba-tiba sosok wanita berseri mirip dengan dirinya menghampiri. Dia bertanya kepada sosok wanita tersebut. "Saya adalah roh dan amal ibadah mu selama di dunia," kata wanita tersebut.
Kemudian Aslina ditemani amalnya (sosok wanita, red) dan dua malaikat menyaksikan beberapa kejadian di akhirat. Di antaranya, ada seorang pria berpakaian compang-camping, badannya bernanah dan bau busuk. Tangan dan kaki dirantai sementara di atasnya memikul besi seberat 500 ton. Melihat kejadian itu, Aslina bertanya kepada amalnya. Rupanya pria tersebut semasa hidupnya suka membunuh dan menyantet (teluh) orang. Kejadian selanjutnya yang ia lihat, seorang yang disebat dengan rotan panjang sehingga kulit dan dagingnya mengelupas dari badan. Ternyata orang tersebut selama hidup tak pernah sholat bahkan menjelang ajal menjemput pun tak pernah menyebut
sahadat. Aslina juga melihat, dua pria saling membunuh dengan kapak. Menurut keterangan amalnya, rupanya orang tersebut suka menodong dan memeras orang lain.
Kemudian gambaran, seorang ustat yang dihantam dengan lahar panas yang mendidih. Kembali Aslina bertanya. Ustad tersebut selama hidup suka berzina dengan istri
orang lain. Kejadian berikutnya, seorang ditusuk dengan pisau sebanyak 80 kali. Ini menunjukan orang tersebut suka membunuh dan tidak pernah dipertanggungjawabk an selama di dunia. Kejadian terakhir, seorang ibu tua dihempaskan berkali-kali ke lantai. Di lantai tersebut terdapat pisau tegak dan dia tersungkur lalu mengenai tubuhnya, hingga mati. Gambaran tersebut menunjukan, selama hidupnya wanita tersebut merupakan anak durhaka, yang tidak mengakui ibunya yang pikun. Bahkan dia malu
kepada orang lain. (bersambung)

Kisah Gadis Bengkalis Dua Jam Mati Suri (2-Habis)
Sosok Bayangan Putih Kejutkan Crew TV
Adi Sutrisno
Wartawan Riau Mandiri
Kisah tentang mati suri dan berbagai pengalaman ghaib yang dialami Aslina alias Iin (23), membuat heboh masyarakat Bengkalis, khususnya warga desa Pematang Duku, kecamatan Bengkalis, yang antara percaya dan tidak dengan cerita dalam mati suri itu. Berikut lanjutan kisah 'perjalanan ghaib' yang dituturkan Aslina Rabu silam di aula studio SJTV Bengkalis.

Menurut Aslina, setelah dirinya diperlihatkan dengan kejadian dan gambaran manusia, ia kemudian dibawa melewati malam yang sangat gelap gulita. Saking gelapnya, dia tidak bisa melihat amalnya dan dua malaikat yang mendampingi. Ketika kakinya berjalan
tiga langkah, terdengar suara orang berzikir. Kemudian sang amal menyuruhnya untuk cepat menangkap suara tersebut. Tapi Aslina tidak bisa menangkap. Tiba-tiba waktu itu, lehernya dikalungi seutas rantai. Setelah dipegang ternyata rantai tersebut berupa tasbih sebanyak 99 butir. Terdengar suara yang memerintahkan Aslina untuk
berzikir selama dalam perjalanan. Dia berjalan lagi sepanjang tujuh langkah, namun waktunya sama dengan 10 jam waktu di dunia. Ketika sampai pada langkah ke tujuh, dia melihat wadah menyerupai tapak sirih berisi cahaya yang terpancar melalui lobang-lobangnya. Berkat cahaya tapak sirih tersebut, dia bisa melihat dan membaca tulisan Arab, berbunyi 'Husnul Khotimah'. Di belakang tulisan itu terlihat gambar Ka'bah. Ketika melihat tulisan dan gambar Ka'bah seketika, dia dan amalnya tersenyum seraya mengucapkan Alhamdulillah. Aslina mendekati cahaya itu dan mengambilnya, kemudian
disapukan ke mukanya. Ketika malam yang gelap gulita itu menjadi terang benderang.

Nabi Muhammad
Setelah berjalan sekian jauh, dia mendengarkan suara azan yang suaranya tidak seperti di Indonesia, namun bernada Mekkah. Kepada amalnya, dia meminta waktu
untuk menunaikan sholat. Setelah mengerjakan sholat, roh Aslina hijrah ke tempat lain dengan perjalanan 40 hari. Tempat yang dituju kali ini adalah Masjid Nabawi
di Madinah. Di masjid itu dia menyaksikan makam Nabi Muhammad dan sahabatnya. Di makam Nabi ada pintu bercahaya, terlihat sosok Nabi Muhammad sedang memberi
makan fakir miskin. Tidak hanya itu di Masjid Nabawi, dia kembali diperlihatkan kejadian menakjubkan. Tiba-tiba cahaya 'Husnul Hotimah' yang ada di tangannya lepas, kemudian mengeluarkan api yang menerangi seluruh ruangan sehingga makam Nabi terlihat jelas. Waktu itu dari balik makam Nabi, dia melihat sosok manusia, berwajah ganteng menyerupai malaikat, kulit langsat, mata sayu, pandangan luas terbentang dan tajam. "Raut muka seperti orang Asia (oval, red) namun tidak kelihatan kepalanya. Tapi saya yakin sosok manusia tersebut adalah Nabi Muhammad," katanya. Melihat peristiwa itu, lantas Aslina bertanya kepada malaikat dan amalnya. "Kenapa cahaya tersebut menerangi Nabi Muhammad, sehingga saya bisa melihat. Dan kenapa wajah Nabi bercahaya?" Dijawab bahwa Anda adalah orang yang mendapat syafaat dan hidayah dari Allah. Mengenai wajah nabi yang bercahaya, karena selama mengembangkan agama Islam selalu mendapat tantangan. Perjalanan tidak di situ saja, Aslina dan pengawalnya berbalik arah untuk pulang. Rupanya ketika dalam perjalanan pulang dia kembali menyaksikan, jutaan umat manusia sedang disiksa dan menderita di sebuah lapangan. Orang-orang tersebut meronta dan berdoa minta agar kiamat dipercepat. Karena sudah tak tahan lagi dengan siksaan. Mereka mengaku menyesal dan minta dihidupkan kembali agar bisa bertaubat. "Jarak Aslina dengan mereka hanya lima meter, namun tak bias memberikan pertolongan, " ujarnya.
Selama melihat kejadian itu, Aslina membaca Al Quran 30 juz, Hafis (hafal) dan khatam tiga kali. Kemudian membaca surat Yasin sebanyak 1000 kali dan shalawat kepada seluruh nabi (Adam sampai Muhammad). Aslina berlari sepanjang Arab Saudi atau sepanjang Sabang sampai Marauke seraya menangis melihat kejadian tersebut. Aslina juga ingin diperlihatkan apa yang terjadi pada dirinya dikemudian hari. Namun sebelumnya dia diminta oleh malaikat untuk berzikir. Lamanya zikir yang dilakukan Aslina selama dua abad dan dua pertukaran zaman. Hal ini ditandai dengan 1 Syawal yang jatuh pada tanggal 31 Desember. Selesai berzikir, Aslina mendengar suara yang seperti ditujukan kepadanya. "Sadarlah wahai umat-Ku, kau sudah Ku matikan. Sampaikan kepada umat-Ku, apa yang Ku perlihatkan. Sampaikan kepada umat-Ku, umat-Ku, Umat-ku."

Kejadian Aneh
Usai pengambilan gambar dan wawancara, terdapat kejadian aneh di gedung SJTV Bengkalis. Saat itu, Aslina sudah keluar dari ruangan menuju gedung Radio Pemda yang berjarak 25 meter. Ketika krew SJTV hendak mematikan monitor, ternyata tak bisa dimatikan. Namun anehnya muncul sosok bayangan putih bertubuh tegap dengan rambut terurai hingga ke pusar dan kepalanya bertanduk. Tentunya hal ini membuat para krew dan orang-orang yang menyaksikan heran, lantas momen ini diabadikan pengunjung dan krew SJTV. Setelah Aslina keluar dari ruangan Radio Pemda, ditanyakan apakah sosok tersebut. Dia menjawab bahwa sosok tersebut merupakan jin. Menutup pengalaman ghaib anak penakik getah itu, sang Paman Rustam Effendi kepada wartawan menyebutkan, selama ini Aslina merupakan sosok yang pendiam dan kurang percaya diri (PD). Namun setelah kejadian ini banyak hal-hal yang berubah, mulai dari penampilan hingga tingkah laku. Bahkan dari warna kulitnya saat ini lebih bersih dan berseri. Mengenai amalannya, "Selama ini dia memang rajin mengerjakan shalat tahajud dan membaca Al Quran setiap hari," kata sang paman menutup kisah tersebut
Sumber : http://www.mail-archive.com/feforum@yahoogroups.com/msg00027.html

KERJA ADALAH...

by zae (z41on7@yahoo.com) at February 16, 2010 12:01 AM

Hari ini, aku pun pulang kantor lebih awal dari biasanya. Tampak ditempat absen masih sepi, hanya satu dua orang yang kulihat. Tiba tiba penglihatanku tertuju pada sebuah papan spanduk yang ada pada pintu keluar. Aku pun sejenak membaca pesan yang ada di spanduk tersebut.


Sudah 1 tahun saya menikmati dunia kerja. Dalam benakku timbul pertanyaan
Apakah yang sudah kamu lakukan selama 1 tahun ?
Apakah sudah sesuai dengan pesan yang di spanduk di tersebut?
Duh, Duh kemana aja selama 1 tahun. Hari ini pun diingatkan kembali kalau
KERJA ADALAH RAHMAT, KERJA ADALAH AMANAH, KERJA ADALAH PANGGILAN, KERJA ADALAH AKTUALISASI, KERJA ADALAH IBADAH, KERJA ADALAH SENI, KERJA ADALAH KEHORMATAN, KERJA ADALAH PELAYANAN
Semoga diri ini sanggup memegang amanah ini dengan baik, menjadi seorang Pegawai yang baik,baik dan baik lagi, berguna untuk bangsa dan Negara. Amin

Takut Akan Hari Esok

by bocahmiring at February 14, 2010 06:18 PM

Baiklah, ini adalah hari terakhir saya dalam keriaan. Besok mesti kembali lagi ke keseharian saya yang pahit itu. Asli, saya gak mau tidur, takut akan hari esok…

Belum pernah saya setakut ini sama hari esok. Entahlah, apakah saya sudah terlalu capek dengan kenyataan pahit atau ogah kehilangan kenyamanan saya sekarang? Mungkin keduanya…

Bye bye keriaan, bye bye kedamaian, bye bye kamu yang sudah bisa memberiku dua hal itu… endesuey endebrey $@*#&%?!

Tuhan, berilah saya kekuatan dan keberanian menyambut hari esok…

Related posts:

  1. Sudahlah, Saya Ndak Akan Meminta Lagi
  2. Selamat Hari Raya


Satu Inginmu

by zae (z41on7@yahoo.com) at February 09, 2010 08:58 PM

Semoga cerita dibawah ini bermanfaat untuk menyejukan hati...

Sore itu matahari bersinar cukup terik. Ba'da Ashar disebuah kota kecil di sebuah ruangan rumah kami...mataku tak lepas memandang laki-laki dengan rambut yg setengah memutih di kepalanya. Begitu khusyuk...begitu tenang...dan dengan diamnya aku tahu... ia sedang tidak ingin diganggu ketenangannya...Tak lepas kutatap laki-laki itu...menunggu dia mengatakan sesuatu, atau bercerita apa saja tentang dunia...
Tiba-tiba dia menatapku dan berkata..."Sayang...mau bantu papa nak?"..ooohh...akhirnya! dia bergeming dan berkata sesuatu kepadaku..."Ya papa...apa itu?" Tapi yanti ndak mau kalo disuruh yg susah-susah!" seperti biasa aku selalu berusaha bersilat lidah pada lelaki itu.."Ndak...ndak susah kok sayang...yanti hanya menyimak papa membaca surat ini...nanti kalau ada yang salah...tolong papa dikoreksi..." seraya memberikan buku kecil tersampul rapi yg sedari tadi dibacanya kepadaku..."Apa ini pa?"...oooo ...Al-Quran?" Dahiku mengerenyit seketika...hmm apa maksudnya ini? Tetapi..tatkala laki-laki itu mulai membaca Ta'awudz...ahh..barulah aku mengerti...dia ingin bacaan Qur'annya disimak olehku....

Tak terasa satu jam berlalu sudah...lantunan ayat suci itu dibacanya dengan tartil dan menawan...Subhanallah...alangkah pintarnya laki-laki ini pikirku...menghafal begitu banyak ayat yg tertulis di buku kecil ini hanya dengan sangat sedikit kesalahan...
...Lama aku terdiam membisu...sembari berfikir keras...bagaimana cara lelaki ini menghafalnya?? Tak lepas mataku memandang penuh tanya..."Pa...bagaimana cara papa menghafal ayat-ayat ini? mengapa papa menghafalnya? untuk apa? dan kenapa papa mau bersusah susah menghafalnya?" kuserang lekaki itu dengan beribu tanya yang sedari tadi kutahan dengan segenap kesabaran...seperti biasa...lelaki itu hanya tersenyum bijak...tertunduk, diam sejenak..dan kemudian menatapku dengan pandangan nan lembut dan tajam..."Nak...ini adalah Al-Quran...didalamnya ada kalam Allah, beribu ilmu dan hikmah...sejarah..aturan hidup dan mukjizat hingga akhir dunia...Kakekmu adalah seorang penghafal Al Quran, begitu pula ayah kakekmu dan kakek dari kakekmu...dan papa ingin tradisi ini terus berlanjut pada keluarga kita... Maukah engkau...anak sholehah papa meneruskan tradisi ini?" sorot mata lembut itu dengan penuh harap menembus ke kedalaman hatiku..aku hanya diam membisu...menghafal Al Quran? Tanyaku dalam hati.. “Karena Allah berjanji, barang siapa yang menghafalkan Al-Quran, maka dia niscaya akan termasuk bagian dari keluarga Allah! Papa kembali melanjutkan perkataannya dengan lembut tapi dalam. Aku hanya diam....tidak tahu harus berkata apa."Yanti mau pa, tapi yanti ndak janji...soalnya begitu banyak yg harus dihafal..sepertinya mustahil untuk menghafal seluruh isinya...jawabku dengan tatapan polos dan lugu...laki-laki itu tertawa tertahan...tersenyum begitu bahagia…hingga terlihat lesung pipinya yg dalam..

Waktu berjalan begitu cepat. Segala peristiwa terjadi silih berganti. Tetapi peristiwa hari itu tetap melekat dalam kenangan masa kecilku. Papa tidak pernah memaksaku untuk menghafalkan Al-Quran pun tidak memasukkanku ke pesantren Al-Quran. Tapi hampir setiap hari aku melihat papa berinteraksi dengan Al-Quran. Dia begitu mencintai segala sesuatu yang berhubungan dengan Al-Quran. Hingga entah mengapa dan bermula dari mana, akhirnya 4 dari kami 7 bersaudara menjadi pengajar taman Al-Quran. Dan aku tahu, walaupun papa tidak pernah mengatakan apapun, sorot mata bahagia selalu terpancar dari sejuk matanya, ketika aku mencium takzim punggung tangannya setiap magrib pamit untuk pergi ke mesjid mengajar murid-muridku.

Beratnya deraan hidup dan masalah yang mengantam menguji keimanan, membuat papa teserang stroke and penyakit jantung. Penyakit yang menimpa dirinya tidak membuat papa berhenti berinteraksi dengan Al-Quran. Bahkan dalam sakitnya, yang mengharuskan dirinya sholat sambil duduk, semakin menambah kuat interaksinya dengan Al-Quran. Dalam satu bulan bisa dipastikan papa bisa tiga kali menghatamkan Al-Quran. Selalu, setiap subuh hingga matahari sepenggalan, papa terlihat khusyuk di depan Al Quran besarnya, dilanjutkan dengan do’a yang teramat sangat panjang. Aku tidak tahu, permintaan apa saja yang dipanjatkan papa kepada Allah sehingga begitu panjangnya. Dan selalu, bila aku merasa tidak enak badan atau sedang mempunyai masalah berat, aku akan mendengarkan papa membaca Al-Quran, duduk disampingnya sampai aku tertidur lelap hingga kemudian terbangun dengan perasaan yang lebih sejuk dan tentram.

Kemudahan yang diberikan Allah kepada kami bersaudara dalam menempuh pendidikan, kurasa adalah karunia yang Allah berikan lewat do’a panjang papa yang tiada kenal lelah. Aku ingat, dihari ketika aku menjalani sidang sarjana, semenjak keberangkatanku ke kampus di pagi hari, hingga kemudian aku kembali lagi ke rumah ba'da dzuhur dengan membawa gelar sarjanaku, aku temui papa sedang berada di atas sajadahnya dengan Al-Qurannya. Beliau meneteskan air mata bahagia ketika kucium punggung tangannya dan kuberitakan aku lulus sidang sarjana dengan segala kemudahan yang diberikan oleh Allah. Satu pernyataan yang tidak akan mungkin pernah aku lupakan adalah, ketika papa berkata, semenjak kepergianku ke kampus dia tidak berhenti berdzikir dan ber do’a agar aku diberi kemudahan dalam berbicara seperti kemudahan yang diberikan Allah kepada Nabi Musa. Subhanallah!

Hari ini aku sedang berjuang keras menuntaskan tahap terakhir dalam pendidikan tertinggiku. Salah satu janji kepada ayahanda tercinta yang harus aku tunaikan. Dan aku sangat pahami, perjalanan panjang hingga aku berada di tahap ini semata adalah karena karunia Allah dan do’a panjang papa selepas dia menghatamkan Al-Quran mulia. Masih ada janji yang harus kuperjuangkan untuk ditunaikan. Dan aku sangat sadari, itu bukan pekerjaan sembarangan pun bukanlah pekerjaan yang ringan. Peristiwa ba’da ashar di kota kecil kelahiranku, adalah janji yang tidak pernah aku ucapkan pada ayahanda. Tetapi bagiku, bila aku bisa mewujudkannya, adalah bukti baktiku kepada ayahanda yang telah mengajarkan dan mengenalkanku kepada kemuliaan dan keindahan Al-Quran. Teman setia yang selalu ada dan selalu memberikan nasihat kepada kemenangan.

Hari ini genap 6 tahun papa memenuhi janjinya untuk kembali kepada Dzat yang telah menciptakannya. Jum’at pagi nan syahdu…dari jendela apartemenku, kutatap salju yang turun satu persatu. Kutatap hamparan putih dihadapanku, seraya kukirim do’a selepas menuntaskan hafalan Quranku. Ya Allah, sejukkanlah alam barzah ayahandaku dengan dinginnya air salju. Jadikanlah kesabaran dan ketegarannya dalam mendidik kami putra putrinya sebagai amalan yang terbaik dan tiada terputus pahalanya di hadapan-Mu. Dan jadikan amalan Quran-nya sebagai teman setia dan pembelanya di alam sana. Amiin.

Samar tedengar merdu lantunan surat Al-Fath kesayangan ayahanda di telingaku…Inna fatahnaa laka fathammubiynaa…. Surat yang selalu papa baca bila beliau didera sedih dan bahagia, surat yang selalu kubaca dengan segenap jiwa, bila rindu ini begitu mendera kepada ayahanda tercinta…. Semoga engkau menemui kemenangan di alam sana papa…Tunggu ananda, semoga bisa mempersembahkan mahkota kemuliaan bagimu sebagai hadiah dari Rabb kita. Nantikan ananda, semoga kita bersua dalam majelis, dimana kita bisa bersama menuntaskan bacaan Al-Quran kita hingga mencapai tempat tertingggi untuk berjumpa dengan Rabb kita. Amiin.

I’ll always love you papa…yesterday, now and forever!


Sumber : http://eramuslim.com/oase-iman/satu-inginmu-oleh-mardiyati-ismail.htm

Review buku : 10 Langkah Terbaik Dalam Kehidupan

by zae (z41on7@yahoo.com) at February 08, 2010 06:32 AM

Gelisah, resah, tidak bahagia atau mungkin juga tidak mampu menikmati hidup. Dari ringan hingga berat. Mengapa rasa itu ada dan bagaiamana mengatasinya ?

Pernahkah kita berpikir bahwa kegelisahan, keresahan dan juga ketidakbahagiaan terkadang berawal dari langkah hidup yang tidak ada pada tempatnya. Kita hidup tetapi tidak tahu bagaimana mencari ilmu yang berguna untuk hidup. Kita bergaul tapi tidak tahu bagaimana menjelaskan sesuatu dengan aturan Allah. Kita mencari kebebasan tetapi malah jatuh dalam kebinasaan karena tidak tahu dalam rangka apa kebebasan itu.

Nah, buku 10 Langkah Terbaik Dalam Kehidupan menjawab semua pertanyaan bagaimana kita mengaitkan jalinan setiap langkah kehidupan menjadi langkah terbaik dalam hidup kita. Buku ini menjelaskan setiap perilaku yang akan membuat kehidupan kita menjadi sebuah perjalanan hidup yang indah. Bagaimana merajut cerita kehidupan antara satu perilaku dengan perilaku lainnya sehingga kita merasa hidup ini menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk dijalani. 10 item itu adalah melakukan sesuatu berdasarkan ilmu; sabar; memaafkan; memiliki sahabat sejati; berpikir tentang kebebasan; gaul tapi syar’I; rajin introspeksi diri; menjadi diri sendiri; hadapi dengan keberanian; dan berakhlak mulia. Ayuk ayuk baca, InsyaAllah kita mendapatkan pencerahan setelah mendapat buku ini.

Sekedar Mengingatkan

by bocahmiring at February 03, 2010 08:40 AM

"A person with ubuntu is open and available to others, affirming of others, does not feel threatened that others are able and good, for he or she has a proper self-assurance that comes from knowing that he or she belongs in a greater whole and is diminished when others are humiliated or diminished, when others are tortured or oppressed."

– Archbishop Desmond Tutu

Sekedar mengingatkan temen-temen pemakai Distro yang satu itu. Terutama yang… Yah… gitu deh :mrgreen:

Pakek distro itu bukan untuk keren-kerenan kawan! Dengan menginstall dan memakai distro itu di komputer sampeyan, tidak secara otomatis sampeyan jadi geeky cool. Apalagi kalau menyimpang jauh dari filosofinya. Tau lah apa yang saya maksud.

BTW ni, pada tahu khan siapa itu Desmond Tutu :)

Related posts:

  1. Sekedar Teori…


Keterampilan Konfrontasi

by Drs. Bandono, MM at February 02, 2010 03:34 AM

Dalam berkonfrontasi dengan konseli, seringkali diperoleh isi pembicaraan atau isi pesan yang bertentangan. Seorang konselor dituntut mampu mengkomunikasikan pesan-pesan ganda (pesan yang bertentangan) tersebut kepada konseli dengan cara-cara yang dapat diterima oleh konseli. Keterampilan untuk mengkomunikasikan pesan ganda tersebut disebut keterampilan konfrontasi.

Konfrontasi adalah usaha sadar konselor untuk mengemukakan kembali dua pesan atau lebih yang saling bertentangan yang disampaikan konseli. Konfrontasi merupakan salah satu respon konselor yang sangat membantu konseli. Jika disampaikan secara tepat, konfrontasi memungkinkan konselor mengemukakan dua pesan ganda konseli (pesan yang berlawanan) tanpa menimbulkan kemarahan dan sikap bertahan konseli terhadap konselor. Konfrontasi akan membantu konseli untuk menyadari dan menghadapi berbagai pikiran, perasaan dan kenyataan yang terjadi pada dirinya, yang ingin disembunyikan atau diingkarinya. Konfrontasi juga membantu konseli untuk mencapai kesesuaian (congruency) yaitu suatu keadaan dimana kata-kata konseli sesuai dengan tingkah lakunya.

Konselor perlu melakukan konfrontasi apabila pada diri konseli didapati adanya; 1) pertentangan antara apa yang dia katakan dengan apa yang dia lakukan, 2) pertentangan antara dua perkataan yang disampaikan dalam waktu yang berbeda, 3) pertentangan antara perasaan yang dia katakan dengan tingkah laku yang tidak mencerminkan perasaan tersebut.

Dalam praktiknya, konfrontasi diungkapkan melalui kalimat gabungan yang mengandung dua kondisi yang kontradiktif seperti: ” Anda mengatakan bahwa anda senang bersekolah di sekolahmu, tetapi anda sering membolos”. ” Nanda mengatakan sangat senang dengan keputusan orang tua, tetapi Nanda menangis”. ” Tadi kamu katakan bahwa kamu tidak mencintainya tetapi baru saja kamu juga mengatakan bahwa kamu tidak bisa hidup tanpa dia:. Konfrontasi digunakan hanya melalui kata-kata yang merupakan penyimpulan dari perkataan, dan atau perbuatan konseli. Dengan kata lain, konfrontasi mendiskripsikan pesan konseli, mengobservasi tingkah laku konseli, dan bukti-bukti lain yang sedang terjadi pada konseli. Konfrontasi tidak boleh berisikan tuduhan, penilaian atau pemecahan masalah.

Suwarjo (2009) Praktik Keterampilan Konseling (Bahan PLPG) Yogyakarta: Univeristas Negeri Yogyakarta (UNY)

Me And Some Paperworks. Doh!

by bocahmiring at February 01, 2010 03:10 AM

Belum berapa lama ini saya dikenalkan sama Andro dengan salah seorang teman baiknya seorang IT manager. Entah kesialan apa yang menimpa Bu Manajer itu sehingga bisa sampai kenal sama Si Andro. Out of luck for sure :mrgreen:

Nah, singkat cerita Si Andro ini bilang kalau Ibu Menejer itu butuh orang IT untuk ditempatkan di Solo pertengahan tahun ini. Jadilah saya menemui si Ibu manajer malang (karena kenal Andro itu). Beberapa lama chit-chat geje, akhirnya dia bilang ya udah, kasih aja CV mu sama aku.

What? CV? Errr… That’s a nightmare for me. I don’t do paperworks for years :mrgreen: . Tapi Andro bilang, please gimme your best. Do that for me. oqelahkalaubeqgitu™ dan saya pun akhirnya membuat itu CV.

Sebelum dikirim, Andro meminta kopi draf nya ke saya. Dan seperti yang saya duga, Si Andro pun ngakak sejadi-jadinya setelah membaca CV yang saya buat. Disertai dengan komentar: Ini CV apa pendahuluan tesis? Dan saya pun garuk-garuk kepala. Err… Salah ya?

Si Andro yang sungguh kurang kerjaan itu memberikan beberapa contoh CV kepada saya. Dan saya makin blank! Akhirnya, saya putuskan akan mengirimnya seperti itu saja. Soal terlihat lucu belakangan. Yang penting saya sudah do my best buat nggak ngecewain orang yang sudah punya niat baik menambah pendapatan saya yang cuma lima koma ini. –lima koma, bukan lima juta ples ples, tapi tanggal lima sudah koma

Buat Bu Menejer, sial amat hidup ente? Sudahnya kenal Andro, Kenal saya pula.

Related posts:

  1. Gondok Segedhe Gaban